Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Siapa Mau Beli Laptop Rp 95 Juta?

Siapa Mau Beli Laptop Rp 95 Juta?


Yudhianto - detikInet

Foto: detikINET/Yudhianto
Jakarta - Dengan banderol yang mencapai Rp 95 juta, wajar jika Asus tak mematok target yang muluk-muluk untuk laptop gaming terbarunya, ROG GX800.

Menurut Veronica Erwin, Country Product Manager Notebook Asus Indonesia, hanya berkisar puluhan unit GX800 yang diharapkan Asus bisa terjual sampai akhir tahun. Pasalnya dengan banderol yang terbilang sangat tinggi, GX800 disebut Veronica menyasar segmen yang sempit.

"Barang seperti ini (GX800-red) segmennya kecil. Pasti quantity-nya tak banyak, kita tidak kejar itu (kuantitas)," ujarnya, di Empirica, kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (22/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengacu pada hal tersebut, Veronica pun mengungkapkan kalau Asus hanya menargetkan penjualan GX800 sebanyak 30 unit. Waktu yang ditetapkan untuk mencapai target itu juga cukup panjang, yakni sampai akhir tahun 2017 ini.

"Sampai akhir tahun (2017) kalau bisa hit 30 unit, itu sudah bagus," kata Veronica.

Meski punya segmen yang sempit, memang tak lantas menghentikan Asus menggarap laptop premium. Sebab produsen Taiwan ini telah menjadi penguasa penjualan laptop di Indonesia. Asus mengklaim saat ini telah berhasil menguasaui 51,7% pasar laptop Indonesia.

Sementara untuk segmen perangkat gaming, produsen ini mengaku telah medominasi 60% pasar Indonesia.

"Asus tak mau fokus cuma di (segmen laptop) mainstream saja, karena kami sudah berhasil meraih pangsa pasar (di atas) 50% tadi. Sejak Desember 2016, produk gaming Asus (juga) menguasai 60% (pasar Indonesia. Berharap bisa achieve 70-75% di segmen gaming," pungkasnya.

Harapan peningkatan pangsa pasar Asus di segmen gaming juga tak lepas dari trennya yang disebut meningkat. Dijelaskan Veronica, tren pasar gaming di Indonesia diklaimnya mengalami kenaikan sebesar 10% di tahun 2017 ini. (yud/fyk)





Hide Ads