Menurut Presdir Acer Indonesia Herbet Ang, pemasaran laptop gaming ataupun perangkat tak melulu bicara soal pendapatan. Tapi lebih dari itu, segmen gaming merupakan ajang pembuktian bagi produsen untuk membuktikan kualitas produknya.
Di sisi lain, segmen gaming juga menjadi pertaruhan produsen untuk membesarkan sekaligus melekatkan namanya di hati konsumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi terlepas dari hal tersebut, Herbet mengklaim kalau industri gaming juga sedang tumbuh. Pasalnya, makin banyak konsumen yang mulai berburu perangkat gaming, baik itu laptop gaming, desktop gaming, maupun aksesori-aksesori yang menyertainya.
Foto: detikINET/Yudhianto |
Karenanya, demi memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam, Acer menyiapkan perangkat gaming yang menyasar berbagai segmen. Seri laptop gaming dan desktop gaming Aspire misalnya disiapkan untuk menjawab kebutuhan gamer yang peduli budget. Sementara untuk gamer hardcore, Acer menyiapkan seri Predator yang punya banderol tinggi.
"Untuk positioning, (seri) Predator didesain lebih kokoh, performa yang lebih kencang, untuk hardcore gamer. Selain itu, Predator juga punya fitur-fitur khusus. Sedangkan Aspire menjadi alternative bagi enthusiast gamer yang mencari budget (gaming)," imbuhnya. (rns/rns)
Foto: detikINET/Yudhianto