Beberapa media teknologi di mancanegara melaporkan kalau Nokia 6 warna putih telah dipasarkan di Filipina secara online melalui Lazada. Kalau di China Nokia 6 dijual USD 246 atau di kisaran Rp 3,2 juta, maka di Filipina dipasang dengan banderol USD 370, sekitar Rp 4,9 juta.
Usut punya usut, mahalnya harga itu karena ternyata ponsel Android perdana Nokia tersebut dijual secara tidak resmi di Filipina. Dan juga dipastikan Nokia 6 yang dijual di sana adalah warna hitam, belum ada varian warna putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berarti kasusnya kurang lebih sama seperti di Indonesia. Di mana beberapa toko online telah memasarkan Nokia 6 di sini, tapi bukan melalui jalur resmi alias BM. Dan harganya pun juga cukup jauh lebih mahal, ada yang memajangnya sampai Rp 5 juta.
Foto: Dlte |
Sumber detikINET yang tak mau disebut namanya menyebut saat ini pihak HMD Global selaku pemegang lisensi merek perangkat Nokia tengah melakukan persiapan untuk membawa ponsel-ponsel baru Nokia ke Indonesia.
"Sedang membangun tim di sini. Kemarin sempat ditawari bergabung," ungkapnya.
Sayang ia tidak memberikan informasi lebih banyak. Tapi memang tidak heran bila Indonesia turut menjadi incaran HMD Global untuk memasarkan perangkat barunya.
Sebab Indonesia merupakan pasar yang potensial dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa. Ditambah lagi dulu Nokia sempat merajai pasar ponsel di sini. (fyk/fyk)
Foto: Dlte