Selasa, 08 Nov 2016 15:23 WIB

Samsung: Para Konsumen, Kami Minta Maaf

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Samsung meminta maaf panjang lebar pada konsumen setianya di Amerika Serikat. Mereka memajang permintaan maaf itu di media massa terkemuka di Negeri Paman Sam itu.

Bisa ditebak, permintaan maaf itu terkait insiden Galaxy Note 7. Apalagi di Amerika Serikat, Note 7 sudah laku jutaan unit. Menurut Samsung, sekitar 85% Note 7 yang terjual di sana sudah dikembalikan pada Samsung.

"Pada para konsumen kami yang berharga, di Samsung, kami berinovasi untuk memberikan teknologi terobosan yang memperkaya kehidupan. Hal penting dari misi kami adalah menawarkan kualitas dan keamanan terbaik. Belakangan ini, kami gagal memenuhi janji itu. Karenanya kami sungguh minta maaf," sebut Samsung yang dikutip detikINET dari Korea Times.

Iklan tersebut antara lain tayang di Washington Post, New York Times dan Wall Street Journal serta ditulis atas nama CEO Samsung AS, Gregory Lee. Selain meminta maaf, Samsung juga mengabarkan perkembangan terakhir dari investigasi penyebab Note 7 rentan meledak.
Samsung Minta Maaf Pada Konsumen SetianyaFoto: Istimewa

"Seperti yang Anda dengar atau alami sendiri, kami menghentikan produksi dan melakukan recall perangkat Note 7 yang populer. Kami menghargai kesabaran Anda dalam melakukan proses penukaran," tambah Samsung.

"Investigasi Note 7 secara hati-hati sedang berjalan dan temuannya akan dibagikan ketika analisis sudah selesai. Prosesnya akan menyeluruh dan melibatkan beberapa pakar teknis independen terbaik di dunia untuk membantu dan memvalidasi pekerjaan kami. Kami akan meneliti ulang semua aspek," papar Samsung.

"Kami akan mendengarkan Anda, belajar dari hal ini dan melakukan hal-hal yang memungkinkan kami mendapatkan kembali kepercayaan Anda. Kami bersyukur dengan dukungan Anda yang terus menerus dan sekali lagi, kami sungguh minta maaf," pungkas Samsung. (fyk/yud)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed