Dikutip detikINET dari ZDNet, Senin (24/10/2016), iPhone 7 mulai dijual resmi di Korsel pada 21 Oktober. Sejak saat itu, sudah 200 ribu unit iPhone 7 terjual.
Operator SK Telecom dan KT memprediksi iPhone 7 akan terjual tembus 300 ribu unit sampai akhir bulan ini. Angka tersebut kurang lebih sama dengan penjualan Note 7 di Korsel ketika mulai dipasarkan pada bulan Agustus lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
LG juga baru saja memasarkan flagship terbarunya V20 di Korsel. Sejak pemasarannya, V20 dikatakan terjual 3.000 unit per hari. Semenjak Note 7 dihentikan pemasarannya, unit V20 yang terjual meningkat jadi 7.000 per hari.
Warga Korsel sendiri tentu sedikit banyak menaruh perhatian pada tragedi Note 7. Sebagian yakin Samsung akan melewati krisis tersebut.
"Semua perusahaan manufaktur, termasuk di Amerika dan Jepang, membuat kesalahan. Yang penting adalah bagaimana Anda belajar dan move on. Samsung sih selalu begitu," kata Park Bo yeon, seorang warga di sana.
Dia juga menilai krisis Note 7 terlalu dibesar-besarkan oleh media AS. Meski agak kecewa karena Samsung belum menjelaskan secara detail penyebab terbakarnya Note 7, dia memuji langkah perusahaan itu menghentikan produksi Note 7 untuk mencegah jatuh korban. (fyk/rns)