Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Larangan Note 7 Masuk Pesawat Merembet ke Asia & Eropa

Larangan Note 7 Masuk Pesawat Merembet ke Asia & Eropa


Fino Yurio Kristo - detikInet

Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Departemen Transportasi Amerika Serikat melarang Galaxy Note 7 dibawa dalam semua penerbangan. Larangan semacam itu mulai diterapkan pula oleh beberapa maskapai penerbangan di kawasan Asia serta Eropa.

Dikutip detikINET dari Reuters, maskapai Singapore Airlines telah melarang Note 7 dibawa masuk ke pesawat dalam semua penerbangan. Penumpang yang kedapatan membawa handset tersebut tidak akan diperbolehkan masuk ke kabin.

Di Eropa, maskapai Air Berlin di Jerman serta Alitalia di Italia juga memberlakukan kebijakan yang sama. Sedangkan Lufthansa yang juga berasal dari Jerman untuk sementara baru melarang Note 7 dibawa dalam penerbangan dari dan menuju AS. Larangan menyeluruh akan segera mereka terapkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Australia, Qantas serta Virgin Australia tak ketinggalan. "Larangan berlaku baik dalam keadaan dibawa sendiri, di bagasi yang dibawa maupun bagasi yang dimasukkan saat check in," kata Qantas.

Sebelumnya, Note 7 masih boleh dibawa masuk pesawat namun tidak boleh dinyalakan atau diisi ulang. Tapi kasus terbakarnya Note 7 unit baru di kabin pesawat Southwest di AS tampaknya membuat aturan lebih diperketat.

"Kami menyadari larangan membawa ponsel ini di pesawat akan membuat penumpang tak nyaman, namun keamanan bagi semua penumpang dan pesawat adalah prioritas kami," ujar Anthony Foxx, Menteri Transportasi AS.

Seperti diketahui, Samsung telah menghentikan produksi dan penjualan Note 7 secara permanen. Sekitar 2,5 juta unit Note 7 yang sudah diproduksi sedang dalam proses recall, banyak di antara unit tersebut terjual di AS dan disinyalir sebagian masih dipakai penggunanya.

(fyk/fyk)







Hide Ads