"Peristiwa ini takkan menguntungkan kompetitor. Mereka yang minat dengan Note 7 cuma akan beralih ke perangkat Samsung Galaxy lain. Adakah yang beralih? Ya, tapi kupikir terbatas karena Samsung punya fans cukup loyal dan banyak konsumen yang membeli Samsung di masa lalu akan melakukan hal sama," kata Jack Gold, analis di J.Gold Associates.
Akhir dari riwayat Note 7 juga bukan berarti brand Note harus dimatikan. "Tidak ada alasan perangkat Note baru tidak bisa sukses di masa depan. Form factor uniknya hanya dapat ditandingi oleh sangat sedikit kompetitor," sebut Jack yang detikINET kutip dari Venture Beat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi konsumen, jika kita terus meminta lebih dari vendor, kita harus ikhlas jika sesekali ada sesuatu yang mengejutkan. Ini tidak berlaku hanya di ponsel saja, tapi produk lain seperti mobil dan perangkat rumah tangga," kata dia.
"Bagi vendor, keinginan untuk melebihi lawan mungkin berarti membuat kalian hampir melampaui batas teknologi. Dengan fokus memproduksi produk kompetitif, kalian mungkin malah membuat produk yang tidak aman," papar Jack.
"Kabar baiknya adalah ponsel Samsung Galaxy adalah produk yang cukup bagus dan telah disukai konsumen, jadi sepertinya dampak negatif untuk Samsung yang disebabkan Note 7 akan terbatas," pungkas dia.
(fyk/ash)