Bambang Setiawan, Project Director API selaku penyelenggara BRI Indocomtech tak memungkiri kalau selama ini pameran Indocomtech lebih condong ke urusan jualan. Namun menurutnya untuk tahun ini bakal berbeda, segmen B2B disebutnya bakal jadi salah satu hal yang ditonjolkan.
Inisiatif ini didasarkan atas mulai meningkatnya permintaan calon peserta dari luar negeri yang ingin ikut ambil bagian di Indocomtech. Bambang menjelaskan, banyak dari mereka yang ingin memasuki pasar Indonesia namun tak memahami kultur yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akui Indocomtech itu cenderung retail. Tapi semakin ke sini banyak peserta dari luar yang tertarik ikut. Kami juga tak ingin asal comot, utamanya yang memang tertarik untuk investasi di Indonesia. Jadi seperti mereka-mereka yang tengah berburu rekanan distributor, dan lain-lain," ucap Bambang di acara konferensi pers BRI Indocomtech, di restoran Patio, Jakarta.
Di sisi lain, tak sedikit juga calon peserta dari luar yang memang belum paham bagaimana industri retail di Indonesia. Sehingga dengan adanya segmen B2B di Indocomtech, perusahaan luar dan lokal bisa saling berbagi pengetahuan hingga akhirnya menjalin kerjasama.
BRIindocomtech sendiri rencananya akan digelar pada 2-6 November mendatang di gedung Jakarta Convention Center. Tercatat bakal ada sekitar 300 eksibitor yang akan mengikutinya dari berbagai bidang teknologi.
Sesuai namanya, tahun 2016 ini Indocomtech menjalin kerjasama dengan BRI dalam pelaksanaannya. Bank BUMN ini juga telah menyiapkan segudang kemudahan bagi pengunjung yang hadir lewat sejumlah promo-promo menarik yang telah disiapkan.
"Bank BRI berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan teknologi di tanah air. Salah satu wujud komitmennya adalah mendukung BRI Indocomtech untuk tetap jadi benchmark atas perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di tanah air," ujar Sis Apik Wijayanto, Direktur Konsumer BRI. (yud/ash)