Dikutip detikINET dari Korea Times, Selasa (4/10/2016), Samsung menyatakan lebih dari 21 ribu Note 7 habis terjual di hari pertama penjualannya kembali. Hal itu menepis kekhawatiran bahwa konsumen tidak mau lagi membeli Note 7.
"Ini jumlah sangat bagus karena di pasar smartphone Korea, kami menganggap penjualan sampai 10 ribu per hari adalah hit besar. Tentu perlu dilihat apakah handset ini akan terus terjual dengan baik, tapi sekarang setidaknya di pasar lokal, Samsung berhasil rebound," kata seorang sumber.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Korsel, penjualan akan dilanjutkan di seluruh dunia termasuk Amerika Serikat, kawasan Eropa dan Asia. Tindakan cepat Samsung melakukan recall dan menjual kembali versi Note 7 sedikit banyak menyelamatkan muka perusahaan. Walaupun proyeksi penjualan Note 7 menurun.
Baca juga: Unboxing Note 7 di Jakarta
"Keputusan untuk melakukan recall adalah langkah yang optimal. Namun proyeksi penjualan Note 7 menurun jadi 6 juta unit dari yang sebelumnya 12 juta unit," tutur Hwang Min Sung, analis di Samsung Securities.
"Recall tersebut tidak akan merusak brand image perusahaan karena mereka telah melakukannya dengan cepat," sebut Kim Rok ho dari Hana Financial Investment. Harga saham Samsung memang sempat turun drastis, namun belakangan juga sudah pulih kembali.
(fyk/ash)