Jumat, 23 Sep 2016 06:24 WIB

Galaxy A3 Dilaporkan Terbakar di Indonesia

Ardhi Suryadhi - detikInet
Galaxy A3 yang dilaporkan terbakar (Foto: Vera Devona) Galaxy A3 yang dilaporkan terbakar (Foto: Vera Devona)
Jakarta - Di tengah isu meledak dan recall Galaxy Note 7, pengguna Samsung Galaxy A3 di Indonesia melaporkan kejadian ponsel miliknya juga ikut terbakar.

Kejadian ini dialami oleh Vera Devona. Dalam laporannya yang diposting di media sosial, ia melaporkan bahwa kejadian nahas tersebut terjadi 19 September 2016 sekitar 18:30 saat Samsung Galaxy A3 Duos miliknya sedang dimainkan oleh anaknya di tempat tidur.

Ditegaskan oleh Vera, saat itu Galaxy A3 tersebut dalam kondisi mobile data dan semua jaringan dalam keadaan mati dan tidak sedang di-charging ataupun ada aliran listrik.

"Belum sampai 5 menit dimainkan tiba-tiba itu hape ngeluarin asap tebal menuhin ruangan dan bau terbakar yang menyengat. Jari anak saya sampai melepuh dan membakar kasur, untungnya itu hape langsung saya tendang jatuh ke lantai, mencegah supaya gak ngebakar kasur lebih lebar lagi," cerita Vera yang dikutip detikINET dari akun Facebooknya.

"Tapi Alhamdulillah gak sampai lebih parah dari pada itu. Can't be more thankful," imbuhnya.

Kejadian ini pun telah dilaporkan customer service Samsung pada 20 September 2016, dengan harapan agar dibuatkan laporan (berita acara) atas kejadian tersebut, sehingga pihak Samsung dapat lebih memperhatikan dan meningkatkan kualitas pada komponen atau baterai yang lebih baik.



"Dan kemungkinan terjadi kecelakaan seperti yang saya alami itu & berharap tidak akan terjadi lagi pada konsumen/User lainnya. Sayang loh merek ini salah satu merek ternama," lanjut Vera.

Pihak CS kemudian menyarankan untuk mendatangi CS resmi Samsung, dan didatangilah CS Samsung tersebut oleh Vera di mal Ambassador dengan harapan bisa dapat berita acara resmi untuk pengaduan ke Samsung Indonesia langsung.

"Menurut pihak CS, baterai hape saya sudah menggelembung (which was NOT. Dan gimana tu CS bisa yakin batere nya menggembung dengan kondisi hape udah gosong & meleleh gitu?) dan instead of berniat baik membuatkan berita acara atau memberikan kompensasi, si CS malah melakukan perhitungan angka untuk perbaikan hapenya dan menyebutkan estimasi nominal kurang lebih 3 juta rupiah untuk mengganti ke hape yang baru," sesal Vera.

Berkaca dari kejadian ini, Vera berharap pihak Samsung ataupun vendor ponsel lainnya dapat lebih memperhatikan keamanan dari kecanggihan teknologi yang diciptakannya.

"Apakah barang atau komponen di dalamnya akan mudah terbakar dan meledak sehingga menyebabkan kerugian bagi pihak lain (konsumen) yang sudah memilih dan mau memakai merek kalian untuk kebutuhan sehari-hari. Dan apakah kalian mau bertanggung jawab apabila kejadian seperti yang saya ceritakan di atas terjadi kembali kepada konsumen lainnya????????? Careful with your gadgets ya temans... Terutama di dekat your beloved children," tutupnya.

Dalam penjelasannya yang disampaikan ke detikINET, Samsung Indonesia menyebut ada satu laporan yang diterima terkait kejadian Galaxy A3 terbakar.

"Kami sudah menghubungi konsumen yang bersangkutan dan akan menyelidiki sampai tuntas penyebab masalah tersebut," jelasnya.
(ash/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed