"Layar iPhone mulai terlihat buruk dibandingkan layar dari ponsel lain. Layar ponsel flagship Samsung misalnya telah melebihi iPhone bertahun lalu dan terus meraih predikat terbaik soal layar smartphone. Penelitian DisplayMate menyebut Note 7 punya layar smartphone terbaik," sebut kolumnis media teknologi Mashable, Raymond Wong.
Tidak hanya dengan Samsung saja, vendor semacam Sony, LG, HTC atau bahkan Huawei telah melampaui kejernihan layar iPhone. Mungkin memang di tahun 2010 ketika iPhone 4 dirilis, layar Retina adalah terobosan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Layar Retina memiliki 326 pixel per inch. Belum pernah ada sebelumnya layar seperti ini di ponsel. Orang belum pernah memimpikan layar semacam ini di ponsel," sebut Steve Jobs kala rilis iPhone 4.
Namun apa yang canggih 6 tahun lalu tentu sudah ketinggalan sekarang. Bermacam handset Android sudah beranjak dari layar 720p menjadi 1080p dan beberapa sekarang bahkan sudah mengusung layar Quad HD.
Bahkan ponsel Android menengah semacam Motorola Moto G4, memiliki resolusi dan kepadatan pixel yang sama dengan iPhone 6S Plus. Layar Retina yang ada saat ini tentu juga tidak cocok jika dipasangkan dengan headset virtual reality karena butuh resolusi lebih tinggi.
"Memang layar bukan cuma tentang resolusi dan kepadatan pixel, ada yang lain misalnya brightness, viewing angles dan reproduksi warna. Secara keseluruhan, layar Retina baik-baik saja soal itu. Namun banyak orang menginginkan yang lebih baik. iPhone adalah produk terbaik Apple. Seharusnya ia memiliki sepk terbaik," sebut Raymond.
Ada rumor bahwa Apple akan meningkatkan resolusi di iPhone terbaru. Namun kemungkinan baru di iPhone 8 tahun mendatang, bukan di iPhone 7 yang rencananya rilis awal September ini.
(fyk/rns)