Kamis, 30 Jun 2016 05:25 WIB

MWC Shanghai 2016

Yun OS Alibaba Bikin Mobil Jadi Pintar

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Shanghai - Tak hanya smartphone dan home appliances, Alibaba juga menerapkan sistem operasi Yun OS pada mobil pintar. Rencananya perusahaan besutan Jack Ma itu akan merilis mobil pintar tersebut tahun ini.

Hal tersebut diutarakan PR Manager Corporate Affairs Alibaba Group Sindy Shi saat ditemui di Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2016. Dalam kesempatan tersebut ia mengungkap sejumlah fitur utama yang dibawa mobil bernama Roewe RX5 ini.

Mobil ini dibuat oleh SAIC Motor Corp, anak usaha Alibaba. Roewe RX5 merupakan mobil berjenis SUV yang dibuat terkoneksi dengan internet.

"Kami memanfaatkan koneksi 4G dan 5G," ungkap Shi.

Dengan terkoneksi dengan internet, tidak saja menghadirkan hiburan yang maksimal di dalam mobil. Lebih dari itu, fitur internet yang dibawa memberikan kemudahan dalam navigasi dan keselamatan penumpang.

"Mobil ini bisa memantau jarak kendaraan. Jadi menghindari terjadinya tabrakan," kata Shia.

Sayangnya, Shi enggan mengungkap lebih jauh soal Roewe RX 5. Pasalnya, ia tidak mau membocorkan kejutan sebelum mobil ini dirilis resmi awal Juli.

"Maaf tidak dapat berbicara lebih banyak, karena pekan depan mobil ini akan dirilis. Tapi kami informasikan mobil tersebut akan mulai dipasarkan tahun ini juga," ujar Shi.

Ekosistem Yun OS

Seperti telah disinggung dimuka, Yun OS digunakan di segala perangkat. Dalam gelaran MWC Shanghai, seluruh perangkat tersebut turut dipajang.

Salah satu menarik perhatian adalah Jado, kaca spion dalam. Tidak seperti kaca spion dalam di mobil yang ada di pasaran saat ini, perangkat satu ini dibuat pintar.

Alibaba membuatnya dengan layar sentuh, layaknya smartphone. Sejumlah aplikasi dan fitur canggih tersemat di dalamnya.

"Ada navigasi suara. Cukup katakan tujuan, Jado akan mengarahkan. Ini membuat pengendara lebih fokus saat di jalan," kata Shi.

Jado telah dirilis November 2015. Alibaba membanderolnya seharga USD 500 atau sekitar Rp 6,6 juta.

Jajaran ponsel Yun OS pun turut dipamerkan. Ponsel tersebut besutan sejumlah vendor, salah satunya Meizu.

Hingga saat ini lebih dari 70 juta ponsel berbasis Yun OS dipasarkan. Ini membuatnya menjadi salah satu sistem operasi terpopuler di China, setelah Android dan iOS.

"Pertumbuhan kami 700% dari tahun lalu," ungkap Shi.

Tak kalah menarik, perangkat smartwatch dan ekosistem smart home ikut pula dipajang. Beberapa perangkat rumah tangga, seperti AC dan vacuum cleaner, dibuat terkoneksi dengan internet. Alhasil pengguna dapat mengoperasikannya dari manapun.

"Meski sedang travelling, Anda dapat memantau rumah lewat smartphone. Karena apa yang ada di dalam rumah terkoneksi satu sama lain," pungkas Shi.

(afr/ash)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed