Seperti diketahui, Samsung dan TSMC dipilih Apple untuk membuat prosesor hasil desainnya. Meski spekulasi, informasi terbaru menyebut kedua produsen akan kembali ditunjuk untuk memproduksi prosesor A10.
Bagaimana dengan Intel? Walau kerjasama telah resmi terjalin dengan Apple, nyatanya porsi Intel tak sebesar Samsung atau TSMC. Dalam kerjasamanya Apple meminta Intel untuk membuat chip khusus untuk modem yang bakal terbenam di iPhone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bedanya, kalau prosesor Apple bikinan Samsung dan TSMC ditanam ke iPhone secara acak, penggunaan chip modem Intel dan Qualcomm dijatah untuk region yang berbeda-beda, demikian dikutip detikINET dari Bloomberg, Minggu (12/6/2016).
Jadi tujuan Apple menggandeng Intel adalah untuk membuat chip modem di iPhone yang khusus menangani jaringan operator AT&T di Amerika Serikat. Termasuk juga untuk ditanamkan pada sejumlah produksi iPhone yang dipasarkan di beberapa regional.
Sedangkan sisanya akan tetap dipercayakan pada Qualcomm, terutama untuk iPhone yang dipasarkan di China sebagai salah satu konsumen terbesar Apple.
Ditengah goyahnya tren penggunaan PC desktop, kerjasama dengan Apple disebut memberi angin segar bagi Intel. Apalagi operator AT&T diprediksi akan mampu menjual sebanyak 22 juta unit iPhone di tahun 2016 ini, sementara di tahun 2017 disebut bisa mencapai 23 juta unit. (mag/mag)