Dukungan yang dimaksud adalah, Apple tak akan lagi memberikan pembaruan atau menambal lubang keamanan dari aplikasi multimedia tersebut. Aplikasi tersebut memang masih bisa dipakai, namun Apple sudah lepas tangan jika ada masalah yang nantinya timbul.
Penyetopan dukungan tersebut dilakukan Apple hanya seminggu setelah Trend Micro mengungkap penemuan lubang keamanan di QuickTime 7 for Windows. Padahal, Trend Micro sudah menginformasikan celah tersebut ke Apple pada November 2015 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Celah yang ditemukan oleh Trend Micro tersebut adalah di mana adanya cara untuk memaksa QuickTime membuka situs yang terinfeksi malware, atau memutar file yang mengandung malware.
Jika sudah terinfeksi malware, maka pintu dari komputer si korban sudah terbuka dan bisa diakses secara remote oleh si penyebar malware, demikian dikutip detikINET dari Apple Insider, Rabu (20/4/2016).
Menurut Trend Micro, belum ada cara untuk menambal lubang ini kecuali dengan menghapus aplikasi QuickTime. Apple sendiri per Maret lalu sudah memajang cara untuk menguninstal QuickTime pada laman dukungan di situs resminya. (asj/ash)