Yang membuatnya makin menarik, Motorola tak hanya menyiapkan satu Moto G, tapi dua sekaligus. Konon produsen yang sudah satu grup dengan Lenovo ini akan menamai salah satunya dengan sebutan Moto G Plus.
Mengacu pada nama tersebut, bisa dipastikan kedua varian Moto G bedanya terletak di ukuran layar. Kabarnya yang Moto G Plus akan masuk dalam kategori phablet, yang berarti bentang layar minimalnya adalah 5,5 inch.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bila beralih ke bodi belakangnya, terpampang kamera yang dibariskan vertikal dengan lampu flash LED. Spekulasi menyebut Motorola mungkin saja turut membekali fitur laser autofocus sebagai tambahan daya tarik.
![]() |
Namun yang bikin penasaran sejatinya adalah sepasang lubang yang terletak persis di atas kameranya. Meski hampir bisa dipastikan itu adalah sensor, pertanyaannya adalah apa kegunaan sensor tersebut? Kalau masih ingat, Galaxy S5 punya sensor yang kelihatannya sama dan juga ditempatkan di dekat kamera belakang. Kegunaan sensor itu adalah sebagai pendeteksi detak jantung.
Lantas apa artinya Moto G 2016 bakal menyodorkan sensor detak jantung? Tentu belum bisa dipastikan, apalagi informasinya sejauh ini sebatas tebak-tebakan. Jadi benar atau tidaknya, baru cuma petinggi-petinggi Motorola yang tahu.
Sama seperti soal spesifikasi seperti apa yang bakal diusung kedua varian Moto G 2016, yang juga belum ada gambarannya sedikit pun.
(yud/ash)
