Dalam video tersebut terlihat seorang pianis bernama Ji yang sedang memainkan dua buah piano yang terlihat sama namun berbeda. Piano pertama menghasilkan bunyi normal dengan 88 nada, sementara piano kedua hanya bisa menghasilkan satu buah nada, yaitu 'C'.
Alhasil ketika dimainkan, piano dengan satu nada itu terdengar sangat membosankan. Padahal Ji terlihat sudah mengeluarkan segenap kemampuannya dalam memainkan jarinya di atas tuts piano.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini mengacu pada perbedaan yang ada di antara perangkat Android. Mungkin yang dimaksud oleh Google adalah perbedaan tersebut menjadi keunggulan Android, sementara 'satu nada' yang dipakai oleh iPhone itu membosankan.
Hal ini diperjelas Google dalam dua buah kicauan yang mereka posting di akun Twitter @Android. "Sebuah piano mempunyai 88 tuts. Semuanya berbeda. Namun bagaimana jika mereka semua sama? #NotTheSame"
A piano has 88 keys. Each one is different. But what if they were all the same?
— Android (@Android) February 16, 2016
Be together. #NotTheSamehttps://t.co/tIy2Yzax9l
Sejak beberapa bulan yang lalu Google memang mempunyai tagline baru untuk Android, yaitu 'Be together. Not the same.'. Semua video yang dibuat dengan tagline tersebut sama sekali tak menyebut keunggulan fitur atau teknologi yang ada di Android.
Selain video iklan tersebut, Google juga memposting sebuah video lain yang menunjukkan proses pembuatan iklan tersebut. Termasuk bagaimana mereka memodifikasi sebuah piano agar menghasilkan satu jenis nada saja.
(asj/ash)