Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mahal & Lama, TSM Ogah Patenkan Fitur Keren di ID3 OS

Mahal & Lama, TSM Ogah Patenkan Fitur Keren di ID3 OS


Yudhianto - detikInet

Fitur Panic Button di ID3 OS (yud/detikINET)
Jakarta -

Lewat ID3 OS, fitur lockscreen dan panic button terbilang yang pertama hadir ada di platform Android. Namun TSM selaku pengembang ID3 OS ogah mematenkan kedua fitur ini, alasannya? Prosesnya sangat lama dan biaya terlalu mahal.

Hal ini dikeluhkan oleh Joegianto, TSM Director of Business Development, yang menyebut bahwa sebenarnya mereka punya niatan ke arah tersebut namun birokrasi pendaftaran paten di Indonesia yang prosesnya lambat disebutnya melunturkan rencana itu. Ditambah lagi biaya pendaftaran paten yang dibilangnya juga cukup mahal.

β€œBukannya tidak mau, tapi tahu berapa biaya pendaftaran paten di Indonesia. Mencapai Rp 250 juta per pengaplikasian, itu pun review-nya memakan waktu sangat lama, sampai tiga tahun. Ketika pengajuan patennya diluluskan, sudah keburu outdate fitur yang didaftarkan patennya,” keluh Joegianto, di Senopati, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Joegianto malah mengajak perusahaan lainnya kalau berminat menggunakan kedua fitur tersebut. Bahkan ia mengatakan TSM juga bersedia memberikan arahan teknis bagi perusahaan yang meminati kedua fitur.

Meski begitu tak semua pengetahuan teknis soal kedua fitur akan dibagikan ke perusahaan yang meminatinya. Joegianto mengatakan pihak TSM tetap akan membatasi akses pengembangannya di level framework.

β€œMau ditiru (fitur lockscreen dan panic button –red), oke saja. Datang ke kami, malah saya ajarkan. Tapi tak akan kami kasih akses ke framework-nya,” ujar Joegianto.

ID3 OS store

Selain Lockscreen dan Panic Button, fitur lainnya yang juga ditonjolkan di ID3 OS adalah yang namanya ID3 OS store. Ini adalah pasar aplikasi semacam Play Store, bedanya di ID3 store pengguna tak perlu repot-repot mendaftarkan email.

Selain itu ID3 store juga punya menu terpisah untuk pengguna dewasa dan anak-anak. Yang mana isi kontennya bakal disesuaikan untuk kategori umurnya masing-masing. β€œKalau di Play Store kan anak-anak bisa memilih apapun yang ada di dalamnya,” ucapnya.

Meski demikian, Joegianto mengatakan ID3 store bukanlah penantang pasar aplikasi kepunyaan Google itu.



(yud/asj)




Hide Ads