Kedua ponsel tersebut bernama Venge dan Venge X. Dikatakan CEO Axioo Samuel Lawrence, ponsel andalannya tersebut dapat mendukung semua jaringan 4G LTE seluruh operator di Indonesia.
"Venge dapat mendukung band 1 (2.100 MHz), 3 (1.800 MHz) dan 8 (900 MHz). Sementara Vange X mendukung 1 (2.100 MHz), 3 (1.800 MHz), 7 (2.600 MHz) dan 40 (2.300 MHz)," jelas Samuel saat acara peluncuran di Jakarta, Kamis (26/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prosesor quad core 64 bit Mediatek MTK 6735 berkecepatan 1 GHz jadi andalan di dapur pacu Vange. Sementara Vange X diotaki prosesor octa core 64 bit Mediatek MTK 6753 berkecepatan 1,3 GHz. Keduanya dilengkapi RAM 3 GB.
Axioo Venge dibekali kamera belakang 8 megapixel dengan sensor BSI dan aperture f/2.2. Sementara kamera depannya 2 megapixel.
Venge X sendiri punya kamera belakang besutan Samsung berukuran 13 megapixel dengan bukaan lensa f/2.0. Sedangkan kamera depannya 5 megapixel.
Di sektor suara, Axioo membenamkan teknologi de-noisepro dengan dual microphone yang diklaim dapat mengeliminasi suara sekitar 50%. Sehingga memberikan kejernihan suara meski saat dalam keramaian.
Rencananya kedua ponsel ini akan meluncur awal Desember. Venge bakal dipasarkan seharga Rp 2,2 juta, sementara Venger X bakal dibandrol seharga Rp 3,3 juta.
(afr/ash)