"Kami belum bisa confirm berapa persen TKDN yang sudah diterapkan di lini produk kami. Tapi, kami cuma bisa bilang bahwa kami sudah lebih dulu bermain TKDN ketimbang vendor-vendor lain," papar Sofran Irchamni, Managing Director BlackBerry Indonesia, di Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui tiga kementerian, yakni Perindustrian, Perdagangan dan Kominfo menetapkan TKDN sebanyak 20% untuk ponsel 4G di tahun 2015 dan akan naik hingga 30% di tahun 2017. TKDN yang dimaksud bisa berupa perakitan hardware hingga pembuatan software.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, ini sebenarnya bukan hal baru bagi kami. Cuma, ada rencana untuk meningkatkan persen TKDN perangkat kami," lanjut Sofran.
Sayangnya, seperti yang dikatakan di awal, Sofran enggan untuk menyebutkan berapa persen TKDN yang saat ini sudah diusung oleh BlackBerry. "Ada hitung-hitungannya. Dan saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh tiga kementrian terkait. Tunggu kabarnya saja," ucap Sofran.
(asj/asj)