Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
BlackBerry Masih Bungkam Soal TKDN

BlackBerry Masih Bungkam Soal TKDN


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Acara peluncuran BlackBerry anyar di Jakarta (alif/detikINET)
Jakarta - BlackBerry mengaku sudah lama menerapkan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada perangkat ponselnya. Hanya saja vendor asal Kanada itu belum mau mengkonfirmasi berapa persen TKDN yang sudah diterapkan pada produknya.

"Kami belum bisa confirm berapa persen TKDN yang sudah diterapkan di lini produk kami. Tapi, kami cuma bisa bilang bahwa kami sudah lebih dulu bermain TKDN ketimbang vendor-vendor lain," papar Sofran Irchamni, Managing Director BlackBerry Indonesia, di Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui tiga kementerian, yakni Perindustrian, Perdagangan dan Kominfo menetapkan TKDN sebanyak 20% untuk ponsel 4G di tahun 2015 dan akan naik hingga 30% di tahun 2017. TKDN yang dimaksud bisa berupa perakitan hardware hingga pembuatan software.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di segi hardware kami sudah lebih dulu siap. Baterai, earphone, dan speakernya sudah diproduksi di sini. Software-nya pun kami memiliki development centre di Bali," ucapnya.

"Jadi, ini sebenarnya bukan hal baru bagi kami. Cuma, ada rencana untuk meningkatkan persen TKDN perangkat kami," lanjut Sofran.

Sayangnya, seperti yang dikatakan di awal, Sofran enggan untuk menyebutkan berapa persen TKDN yang saat ini sudah diusung oleh BlackBerry. "Ada hitung-hitungannya. Dan saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh tiga kementrian terkait. Tunggu kabarnya saja," ucap Sofran.

(asj/asj)







Hide Ads
LIVE