Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Aurora Gaming PH Juara M7 Mobile Legends Bawa Rp 5 M, Alter Ego Kalah 0-4

Aurora Gaming PH Juara M7 Mobile Legends Bawa Rp 5 M, Alter Ego Kalah 0-4


Panji Saputro - detikInet

M7 Mobile Legends World Championship resmi berakhir. Gelar juaranya berhasil diraih oleh Aurora Gaming PH, setelah mengalahkan wakil Indonesia, Alter Ego, di Grand Final.
Aurora Gaming PH juara M7 Mobile Legends World Championship. Foto: Mobile Legends Esports
Jakarta -

M7 Mobile Legends World Championship resmi berakhir. Gelar juaranya berhasil diraih oleh Aurora Gaming PH, setelah mengalahkan wakil Indonesia, Alter Ego, di Grand Final.

Laga penentu tim Mobile Legends terkuat di dunia tersebut diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Hari Minggu, 25 Januari 2026, mulai 18.00 WIB. Dalam format pertandingan best of 7 (Bo7), Alter Ego kalah dari Aurora Gaming PH dengan skor telak 0-4.

Sejak awal permainan, Aurora Gaming PH memang sudah memberikan tekanan yang begitu luar biasa. Agresivitas yang mereka tunjukkan membuat Alter Ego kewalahan dari early hingga late game.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aurora Gaming PH tidak memberikan kesempatan kepada Nino dan rekan satu tim untuk menjalankan strateginya. Mereka sering kali unggul di setiap peperangan yang terjadi di berbagai jalur, mulai dari botlane, midlane, toplane, atau area jungler.

Kerja sama tim yang begitu solid dari anak-anak Aurora Gaming PH sejak game pertama hingga keempat membuahkan hasil sesuai harapan. Mereka pun dinobatkan sebagai juara baru M Series Mobile Legends.

ADVERTISEMENT

Namun tidak hanya titel tim terkuat yang didapatkannya, karena Aurora Gaming PH berhak mengantongi bagian terbanyak dari total hadiah USD 1 juta atau sekitar Rp 16,7 miliar yang ditawarkan pihak penyelenggara. Berikut peringkat seluruh tim yang berpartisipasi di turnamen Mobile Legends M7 World Championship, beserta hadiah uang tunai yang diperolehnya, Senin (26/1/2026)

  1. Aurora Gaming PH - USD 320 ribu (sekitar Rp 5.4 miliar)
  2. Alter Ego - USD 150 ribu (sekitar Rp 2.5 miliar)
  3. Selangor Red Giants - USD 90 ribu (sekitar Rp 1.5 miliar)
  4. Team Liquid PH - USD 60 ribu (sekitar Rp 1.0 miliar)
  5. Aurora Gaming Turki - USD 50 ribu (sekitar Rp 845 juta)
  6. Team Spirit - USD 50 ribu (sekitar Rp 845 juta)
  7. Onic - USD 40 ribu (sekitar Rp 676 juta)
  8. Yangong Galacticos - USD 40 ribu (sekitar Rp 676 juta)
  9. Team Falcons - USD 20 ribu (sekitar Rp 338 juta)
  10. CG Esports - USD 20 ribu (sekitar Rp 338 juta)
  11. CFU Gaming - USD 20 ribu (sekitar Rp 338 juta)
  12. Evil - USD 16 ribu (sekitar Rp 270 juta)
  13. Black Sentence Esports - USD 16 ribu (sekitar Rp 270 juta)
  14. Team Zone - USD 16 ribu (sekitar Rp 270 juta)
  15. DianFengYaoGui - USD 13.5 ribu (sekitar Rp 228 juta)
  16. Boostgate Esports - USD 13.5 ribu (sekitar Rp 228 juta)
  17. Guangzhou Gaming - USD 12 ribu (sekitar Rp 203 juta)
  18. Virtus Pro - USD 12 ribu (sekitar Rp 203 juta)
  19. Leon Esports - USD 9 ribu (sekitar Rp 152 juta)
  20. Axe - USD 9 ribu (sekitar Rp 152 juta)
  21. Zeta Division - USD 9 ribu (sekitar Rp 152 juta)
  22. RLG SE - USD 9 ribu (sekitar Rp 152 juta)

Untuk gelar pemain terbaik atau most valuable player (MVP) di babak Grand Final ialah Light, roamer Aurora Gaming PH. Dirinya pun berhak membawa pulang apresiasi finansial sebesar USD 5 ribu.

Meski belum berhasil memboyong gelar juara, tentunya ini pencapaian luar biasa bagi Alter Ego. Sebelumnya, mereka pernah tampil di M2 World Championship pada 2021. Namun sayang ketika itu Nino cs gagal lolos ke Grand Final dan harus puas finish di peringkat keempat, setelah dikalahkan Bren di semifinal lower bracket dengan skor akhir 1-2.

Sedikit informasi, di kompetisi M7 Mobile Legends World Championship, Indonesia diwakili oleh dua tim. Selain Alter Ego, ada tim lain yang sebelumnya menjuarai MPL ID S16, yakni Onic.




(hps/afr)




Hide Ads
LIVE