Di Indonesia, penggunaan information display sendiri sudah cukup banyak. Laporan firma iSupply, pasarnya meningkat 25% dari tahun sebelumnya. Tahun ini mereka memperkirakan produk information display akan terjual 115 ribu unit.
Melihat potensi tersebut rupanya mengoda LG untuk memasarkan information display ke tanah air. Pabrikan asal korea ini memboyong delapan perangkat yang terdiri dari hotel TV, TV dan monitor signage.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua seri ini didesain dengan kemampuan menampilkan beragam pesan secara interaktif melalui TV yang diletakkan pada setiap kamar hotel. Kustomisasinya bergantung pada pelaku bisnis. Seperti misalnya informasi fasilitas hotel, objek wisata sekitar, jadwal penerbangan hingga kurs mata uang dalam beberapa pilihan bahasa.
Baik ProCentric V maupun ProCentric Smart dilengkapi Digital Video Broadcasting β Terestrial second generation (DVB-T2) untuk menangkap siaran TV digital di Indonesia dan kemampuan menerima pancaran pemberitahuan waspada bencana (Early Warning System). Khusus bagi ProCentric Smart, unit ini mendukung bagi fungsi IP TV.
Untuk pasar TV Signage, LG menyiapkan Super Sign TV. Dapat menangkap siaran TV baik melalui sambungan kabel maupun antena. Sementara kelebihannya bagi pelaku usaha, TV ini sekaligus dapat menjadi media penampil pesan komersial pada bagian tertentu layar yang akan ditayangkan bersamaan dengan konsumen menikmati siaran TV.
Sementara di ranah monitor signage, LG memboyong 7 produk yang diklaim dapat mengoptimalkan promosi bisnis. Beberapa diantaranya adalah 4K UHD Monitor Signage 98 inch, Interactive White Board dan Transparent Screen.
βMenampilkan pesan kuat sekaligus secara bersamaan membiarkan calon konsumen melihat langsung produk tentu akan meningkatkan daya tariknya,β ujar ujar Agustian Yusetia, National B2B Sales & Product Manager LG Electronics Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima detikINET.
(yud/yud)