Keamanan digital menjadi salah satu pertimbangan dalam mengembangkan suatu perangkat untuk menunjang pekerjaan sehari-hari. Hewlett-Packard (HP) pun meluncurkan produknya untuk menunjang kebutuhan tersebut.
Ada 9 produk teranyar yang dipamerkan HP dalam acara peluncurannya di China World Hotel, Beijing, Selasa (22/9/2015). Dari 9 produk itu, ada 3 printer LaserJet yang diklaim memiliki tingkat keamanan tertinggi di kelas enterprise.
"Perlindungan terhadap serangan keamanan merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pelanggan kami," ujar Vice President Printing Systems HP for Asia Pacific and Japan, Leong Han Kong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama yaitu HP SureStart yang mengaktifkan deteksi dan pemulihan self-recovery dari serangan jahat terhadap BIOS serta memperluas perlindungan keamanan BIOS ke printer HP LaserJet Enterprise yang baru.
Kedua, Whitelist yang memastikan hanya firmware yang sudah diketahui aman yang bisa dimuat dan dijalankan di sebuah printer. Dan yang terakhir Run-time Intrusion Detection yang merupakan sebuah fitur baru yang menyediakan pengawasan memori in-device terhadap serangan jahat.
Nantinya fitur-fitur standar di printer HP LaserJet Enterprise terbaru dan printer OfficeJet Enterprise X akan dilengkapi dengan PageWide Technology. Dengan pembaruan firmware, ketiga fitur itu bisa diaktifkan di beberapa printer HP LaserJet Enterprise yang diluncurkan sejak bulan April.
Untuk fitur Whitelist dan Run-time Intrusion Detection bisa ditambahkan ke banyak printer HP LaserJet dan Pagewide Enterprise yang diluncurkan sejak 2011 melalui pembaruan service pack HP FutureSmart. Selain itu, HP juga memberikan solusi kepatuhan keamanan printer melalui HP JetAdvantage Security Manager.
Ketiga printer dan MFP kelas enterprise yang diperkenalkan yaitu Seri HP LaserJet Enterprise M506 yang menawarkan percetakan monokrom dalam sebuah printer yang 24% lebih kecil dari pendahulunya dengan kecepatan cetak dua sisi yang lebih cepat hingga 71% dari pendahulunya.
Lalu ada Seri HP LaserJet Enterprise MFPM527 yang menawarkan percetakan monokrom dalam sebuah MFP yang mampu melakukan pemindaian single pass dua sisi, panel kendali layar sentuh warna berukuran 8 inch dan kecepatan halaman pertama hingga 33% lebih cepat.
Produk terakhir di kelas enterprise yaitu Seri HP Color LaserJet Enterprise MFP M577 yang menawarkan percetakan warna dalam sebuah MFP yang mampu melakukan pemindaian single pass dua sisi, panel kendali layar sentuh 8 inch dan keyboard opsional dan kecepatan cetak dua sisi hingga 43% lebih cepat.
Ketiga seri itu akan tersedia mulai November 2015. Namun sayangnya tidak disebutkan berapa kisaran harga untuk ketiga produk kelas enterprise tersebut.
Kemudian untuk kelas Small Medium Business (SMB), HP memperkenalkan 4 produk unggulan teranyar. Produk-produk itu diperkuat dengan teknologi JetIntelligence yang disebut mampu membantu pekerjaan lebih cepat dengan energi yang lebih sedikit.
Keempat produk itu Seri HP LaserJet Pro M402 yang diklaim sebagai printer monokrom terkecil dan paling efisien, Seri HP Color LaserJet Pro M452 yang disebut mampu memberikan percetakan warna yang cepat dan terbaik di kelasnya serta mencetak halaman pertama 48% lebih ngebut.
Lalu Seri HP LaserJet Pro MFP M426 yang menawarkan percetakan monokrom dengan pemindaian cepat dua-sisi serta dukungan alur kerja dokumen termasuk pemindaian ke email, folder, dan USB. Sementara seri HP Color LaserJet Pro MFP M477 punya kemampuan mencetak dua sisi yang 150% lebih cepat dan halaman pertama 46% lebih cepat.
Untuk harga, seri HP LasetJet Pro M402 dipatok sekitar Rp 3.940.000, lalu Pro M452 Rp 6.762.000, Pro MFP M426 sekitar Rp 7.245.000 dan M477 Rp 8.626.000. Keempatnya tersedia mulai bulan November.
Yang terakhir yaitu produk scanner yang dikenal dengan HP ScanJet. Scanner terbaru yang diboyong HP itu disebut mampu melakukan pemindaian dupleks hingga 40 gambar per menit untuk HP ScanJet Pro 2500 f1 Flatbed Scanner.
Lalu untuk HP ScanJet Pro 3500 f1 Flatbed Scanner diklaim memiliki kemampuan memindai lewat koneksi USB 3.0 dan mampu memindai hingga 3.000 lembar per hari. Untuk produk Pro 2500f1 tersedia Desember 2015, sementara Pro 3500f1 sekitar Januari 2016.
(dha/ash)