Adalah Tao Wei dan Yulong Zhang yang membeberkannya di Konferensi Keamanan Black Hat. Bahkan menurut mereka, cara yang digunakan pun tak susah-susah amat, menembus sistem keamanan sidik jari di Android bisa dilakukan menggunakan malware atau metode serangan backdoor.
Menggunakan kedua cara, baik Wei dan Zhang mengaku berhasil membobol pemindai sidik jari kepunyaan HTC One Max dan Galaxy S5. Setelah berhasil menyusup, kedua peneliti lantas bisa menghapus data sidik jari yang telah tersimpan untuk selanjutnya mengakses ponsel itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang untuk mengatasi ancaman ini pengguna Android bisa dengan mudah memindai sidik jari dari jari lainnya, tapi peluang untuk bisa dibobol masih tetap terbuka. Untungnya seperti detikINET kutip dari Engadget, Kamis (6/8/2015), produsen ponsel bergerak cepat menangani permasalah ini. Patch keamanan telah dirilis untuk mengatasinya.
(yud/ash)