Sebagai informasi, ZenFone 5 saat ini ditawarkan di kisaran harga Rp 1,9 juta. Itu pun konsumen sudah akan mendapatkan yang versi dengan RAM 2 GB. Sedangkan Andromax R ditawarkan oleh Smartfren seharga Rp 1,6 juta.
Secara spesifikasi, Andromax R memang sedikit di bawah ZenFone 5, karena ukuran RAM-nya masih berada di angka 1 GB. Namun soal performa, nyatanya ponsel yang baru dirilis Smartfren ini mampu mengimbangi ZenFone 5 yang spesifikasinya dan harganya lebih tinggi.
Lewat layar presentasi, Sukaca Purwokardjono, Kepala Divisi Smartphone Smartfren menunjukkan bahwa Andromax R mampu memperoleh skor hingga 23 ribu poin dalam pengujian AnTuTu. Menariknya, raihan tersebut berselisih tak banyak dari ZenFone 5 yang hasil benchmark AnTuTu-nya berada di kisaran angka 25 ribu poin.
“Meski harganya lebih murah, secara performa Andromax R nyatanya mampu bersaing dengan ZenFone 5 yang harganya lebih mahal,” ujar Sukaca, di The Hall, Senayan City, Jakarta.
Terbilang tinggnya raihan skor Andromax R semata-mata tak lepas dari prosesor yang digunakannya. Ponsel ini telah dibekali dengan penggunaan prosesor generasi anyar Snapdragon 410. Tapi terlepas dari itu, ponsel 4G persembahan Smartfren ini juga menyodorkan hal yang tak kalah menarik. Fitur dual-SIM yang dipunyainya, di slot pertamanya bisa dipakai untuk dibenamkan kartu 4G atau kartu CDMA.
Tapi meski mendukung kartu 4G, tentu kartu yang bisa dikenali nantinya hanya yang dihadirkan oleh Smartfren. Sementara itu untuk saat ini pengguna baru bisa memakai kartu RUIM Smartfren, karena Smartfren sendiri memang belum menggelar layanan 4G untuk pelanggannya.
Adapun untuk slot kedua di Andromax R hanya bisa mendukung penggunaan di jaringan 2G/GSM.
(yud/ash)