Namun sebenarnya teknologi Power Bridge bukanlah hal yang baru, Lenovo telah mengumumkannya sejak tahun 2014 lalu. Hanya saja saat itu tak semua seri laptop ThinkPad yang kebagian, sedangkan sekarang sebagian besar telah dibekali teknologi anti baterai bocor ini.
Dilihat dari kemampuannya, Power Bridge memang terdengar cukup revolusioner. Namun bila menilik cara kerjanya, fitur ini sejatinya punya prinsip kerja yang tak terlalu istimewa. Jadi untuk mencegah kejadian lowbat, Lenovo juga membenamkan baterai internal pada seri laptop ThinkPad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKelebihan lain fitur Power Bridge adalah ketika pengguna ingin mengganti baterai baru. Laptop tak perlu dimatikan dulu, tinggal cabut baterai yang lama kemudian pasang baterai barunya. Dengan begitu pengguna tak terganggu aktivitasnya,β ujar Azis Wonosari, Technical Manager Lenovo Indonesia, di hotel Double Tree, Jakarta, Rabu (6/5/2015).
Sekilas prinsip kerja fitur Power Bridge memang kedengaran biasa, namun Lenovo secara cerdik mampu mengemasnya sebagai daya tarik yang belum dimiliki para pesaingnya. Berkat fitur ini pengguna ThinkPad jadi bisa mendapat βtambahan waktuβ untuk tetap menggunakan laptopnya, yang mana hal semacam itu bisa jadi sangat berharga buat orang yang punya mobilitas tinggi.
(yud/ash)