Dan baru-baru ini saat berbicara dalam sebuah konferensi di Beijing, Kirt McMaster dan Steve Kondik dari Cyanogen akhirnya mengkonfirmasi bahwa kerjasama mereka dengan OnePlus sudah berakhir.
Menurut Kondik, perpisahan Cyanogen dan OnePlus disebabkan oleh tujuan yang berbeda dari custom OS Android. Dan kini Cyanogen akan bekerja sama dengan vendor ponsel lain, untuk membawa custom OS Android ke pasar mainstream.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebabnya adalah ternyata Cyanogen sudah punya perjanjian eksklusif dengan produsen lokal India bernama Micromax. Hal ini sempat menyebabkan OnePlus One dilarang beredar untuk sementara di India, demikian dikutip dari Ubergizmo, Rabu (29/4/2015).
Lalu OnePlus merilis OS buatannya yang bernama OxygenOS for OnePlus, dan berbasis Android 5.0 Lollipop. Sementara Cyanogen sampai saat ini belum mengungkap vendor ponsel mana yang akan mereka gandeng untuk menggunakan OS buatan Cyanogen.
(asj/ash)