Apa kabar Windows Phone? Sudah sekitar setahun Microsoft resmi mengakuisisi divisi ponsel Nokia dengan harapan Windows Phone kian berkibar. Sebagai strategi bisnis, Microsoft menghilangkan nama Nokia di dunia smartphone. Tapi sampai sekarang, tidak ada tanda-tanda kalau Windows Phone menuai popularitas.
Pangsa pasar Windows Phone secara global masih sekitar 3%, meskipun Microsoft sudah coba menjual Windows Phone harga murah. Deretan ponsel Android dan iPhone masih perkasa.
"OS Windows Phone masih terhalang di pasar. Namun Microsoft belum menyerah dan memiliki harapan tinggi kalau mereka akan mendapat darah segar dari Windows 10, yang dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan di mana user bisa beralih dengan mudah antara desktop, tablet dan smartphone," tulis Mikael Ricknas dari PCWorld.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Microsoft meluncurkan smartphone terjangkau seperti Lumia 430, 535, dan 640. Strategi ini masuk akal karena segmen low end tumbuh lebih cepat dibanding segmen lain. Tapi kompetisi di segmen ini begitu ketat dan Microsoft harus melawan deretan smartphone Android," tambahnya.
Untuk memastikan masa depan Windows Phone, Microsoft dinilai perlu meningkatkan pangsa pasar setidaknya sampai 10%. Strategi yang bisa ditempuh terutama merangkul mitra hardware baru.
"Untuk memicu penjualan Windows Phone secara signifikan, Microsoft butuh mitra besar yang bisa menjual jutaan perangkat per kuartal. Kedatangan Windows 10 diharapkan membuat pihak-pihak itu tertarik," saran Mikael. (fyk/ash)