Keyakinan itu diungkapkan Telkomsel setelah membahasnya dengan para mitra seperti Qualcomm sebagai penyedia chipset dan 15 vendor yang menjadi mitra penyedia ponsel, baik global maupun lokal.
Diakui oleh Senior Vice President LTE Project, Hendri Mulya Syam, harga ponsel LTE untuk produk global memang masih mahal karena berkisar Rp 7 jutaan ke atas. Sedangkan untuk produk lokal masih di rentang harga Rp 2 juta hingga Rp 3 jutaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkomsel jelas sangat berharap akan lebih banyak lagi vendor yang mengembangkan smartphone LTE murah. "Kalau sudah ada smartphone LTE di bawah Rp 1 jutaan ini tentu akan mempercepat adopsi broadband LTE-4G. Sehingga ekosistem 4G mulai matang pertengahan tahun depan," pungkas Hendri.
Sejauh ini, Telkomsel telah bermitra dengan tiga vendor global seperti Samsung, LG, dan Nokia untuk bundling ponsel 4G LTE. Ke depannya, akan ada banyak lagi yang digandeng, contohnya seperti Sony dan masih banyak lagi.
(rou/rou)