Pengguna Android sering kali tertantang untuk mengoprek ponselnya. Hanya saja, hal ini seringkali tak 'direstui' vendor ponsel. Bahkan sampai diancam, garansi hangus jika ketahuan telah dioprek.
Berbeda dengan vendor ponsel pada umumnya, Himax justru tak terbebani dengan aksi kreatif para penggunanya.
Jika mau melakukan root, custom ROM dan tweak di gadget Himax mereka, dipersilakan. Dan pastinya, pengguna tak perlu khawatir jika hal itu bakal menghanguskan garansi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Garansi tetap berlaku meskipun sudah di-root, dan menggunakan OS lain (custom ROM), sehingga tidak membatasi kreatifitas para pengguna smartphone Himax," lanjutnya kepada detikINET.
Kebijakan 'bebas ngoprek' diterapkan Himax terhadap seluruh lini produknya. Termasuk salah satu jagoan anyar mereka, Himax Polymer, yang pastinya juga bisa jadi target oprekan.
Terlebih, Himax Polymer diperkuat dengan prosesor octa core. Tak sekadar lips marketing, melainkan octa core murni. Bukan mengandalkan teknologi big.LITLE, yang membaginya dengan dua prosesor quad core.
Ditunjang juga dengan RAM 2 GB, serta adaptor display quad core ARM Mali450 3D GPU yang sudah mendukung decoding video beresolusi 4K.
Sementara Himax Zoom punya bentang layar 5,5 inch beresolusi high definition 1280x720 pixel dan kedalaman 321 ppi (pixel per inch).
Layar Himax Zoom juga sudah diperkuat dengan teknologi Dragontrail, sehingga diklaim mampu memberikan perlindungan ekstra dari goresan yang mengganggu.
Masuk ke organ dalam, ada prosesor hexa core MediaTek yang menjadi andalan yang berpadu dengan CPU Cortex A7, RAM 1 GB dan GPU Mali 450 untuk pengolah grafis.
(rou/rou)