Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Berlin
Windows Phone di Bawah Rp 1 Juta? Kenapa Tidak!
Laporan dari Berlin

Windows Phone di Bawah Rp 1 Juta? Kenapa Tidak!


- detikInet

Lumia (ash/inet)
Berlin -

Nokia punya ambisi tinggi terhadap ekspansi Windows Phone. Termasuk untuk menjejali pasar dengan Windows Phone versi murah, termasuk kemungkinan kehadiran seri Lumia yang seharga kurang dari Rp 1 juta.

"Tentu saja bisa!" tegas Chris Weber, Corporate Vice President Mobile Devices Sales Microsoft, saat ditanya soal peluang hadirnya Lumia Windows Phone yang berbanderol di bawah USD 100.

Weber menjelaskan, Microsoft sudah memiliki rencana untuk membuat perangkat Windows Phone secara masif di berbagai rentang harga, termasuk yang ramah kantong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dimulai dari Lumia 630 dan sekarang Lumia 530 (Rp 1,3 juta), dan berlanjut 830 dan 730. Kami punya ambisi tinggi untuk menambah jajaran Windows Phone di setiap kelas," ungkapnya saat ditemui detikINET di Berlin, Jerman.

Microsoft pun disebut terus berusaha menekan harga jual Lumia Windows Phone. Terlebih seri Lumia merupakan ujung tombak pemilik baru Nokia ini untuk terjun di kelas smartphone.

"Pendekatan yang kami lakukan adalah dengan harga murah tetapi ada value yang bisa diberikan secara lebih kepada pelanggan. Dan kami tidak berpikir kompetitor punya hal unik yang bisa diberikan kepada pelanggan di rentang harga itu," imbuh Weber.

"Sementara di kelas high end, kami (Microsoft-red.) ingin menunjukkan kombinasi software dan hardware terbaik. Lumia 830 jadi contoh terbaik," tandasnya.

Ada dua target pasar yang dibidik Microsoft untuk menjajakan Lumia. Pertama, adalah pengguna pemula smartphone yang merupakan mereka yang baru hijrah dari feature phone ke smartphone.

Sementara satu targetnya lagi adalah, mereka yang berasal dari kalangan melek gadget dan belum jadi pengguna Lumia.

"Lumia pastinya bisa menjadi pilihan yang lebih dari sekadar alternatif. Jika saya diberi waktu 10 menit dengan 10 orang pengguna iOS dan Android, sepertinya saya mampu meyakinkan 9 di antaranya untuk pindah ke Lumia," ungkap Weber, percaya diri.
Β 
"Tetapi masalahnya adalah bagaimana bisa mensinergikan pengetahuan ini ke toko retail. Dimana 10 menit waktu untuk bisa didengar vendor tak cukup dengan daya jangka dengar yang cuma bertahan sampai 90 detik agar bisa didengar," Weber menutup.

(ash/fyk)







Hide Ads