Defense Information System Agency (DISA), bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), memberi restu pada BlackBerry sehingga layanan manajemen perangkatnya diizinkan untuk mengelola dan mengamankan perangkat berbasis Android atau iOS.
BlackBerry menyatakan izin dari DISA itu memungkinkan pelanggannya di berbagai lembaga yang bernaung di bawah Dephan AS, bisa mulai memakai sistem BlackBerry Enterprise Server (BES) 10 untuk mengelola perangkat telekomunikasi yang memakai Android dan iOS buatan Apple.
Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (7/8/2014), BlackBerry meluncurkan layanan untuk mengelola perangkat buatan rival di sistem BES sekitar setahun lalu, yang disebut Secure Work Space. Alasannya, perangkat pesaing seperti ponsel Android atau iPhone mulai jamak digunakan di enterprise.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BlackBerry memang semakin fokus menggarap pasar enterprise dengan kekuatan utama di segmen mobile data security dan mobile device management. Tapi mereka tetap tidak meninggalkan pasar konsumer meski pangsa pasarnya tidak sebaik zaman dahulu.
Dephan AS sendiri semula hanya menggunakan perangkat dan solusi dari BlackBerry untuk melakukan komunikasi. Akan tetapi belakangan, mereka mulai menggunakan iPhone dan ponsel Android buatan Samsung. (fyk/ash)