Pada situs Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika disebutkan, perangkat BlackBerry Jakarta alias Z3 ini punya kode produk STJ100-1.
Statusnya saat ini masih 'Sertifikat Dicetak'. Adapun yang mengajukan sertifikasi adalah Commtiva Technology Limited.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara soal 'organ dalam', kendati menyasar level bawah tak membuat BlackBerry Z3 dipersenjatai dengan jeroaan kacangan. Sebut saja chipset yang mengusung prosesor Snapdragon 400 dual core dengan dapur pacu 1.2GHz dan RAM 1.5 GB.
Soal memori, disediakan kapasitas sebesar 8 GB, namun tidak diketahui apakah disediakan slot memori tambahan.
Fitur kamera pun terbilang lumayan. Di bagian belakang ada resolusi sebesar 5 megapixel, sedangkan sisi depan memang hanya 1.1 megapixel saja.
Sistem operasi yang digunakan juga dipastikan sudah dibenamkan dengan versi BlackBerry 10.2.1. Dengan OS tersebut, tentu saja BlackBerry Jakarta akan lebih ramah dengan Android.
BlackBerry Jakarta akan mememulai debut penjualannya di Indonesia sekitar bulan April dengan harga di bawah USD 200 atau sekitar Rp 2,1 juta.
(ash/rns)