Di Indonesia, pemanfaatan teknologi tidak sepenuhnya digunakan oleh lapisan masyarakat. Untuk mengatasinya, Microsoft bekerjasama dengan sejumlah produsen komputer untuk membuat program Cermat.
"Cermat adalah singkatan dari Cerdas dan Hemat. Program ini kami buat untuk pelajar, guru, dan juga para pemula yang ingin membeli komputer," buka Andreas Diantoro, Presiden Direktur Microsoft Indonesia di acara yang digelar di The Cone FX Lifestyle, Jakarta, Rabu (12/2/2014).
Lebih lanjut Andreas menceritakan latar belakang di balik pembuatan program tersebut salah satunya soal kesenjangan teknologi di beberapa lapisan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Microsoft, salah satu penyebab kurang meratanya pemanfaatan teknologi di Indonesia adalah harga komputer yang masih tinggi.
"Nah, dengan program Cermat, kami ingin menyediakan laptop berbasis Windows 8.1 dengan harga terjangkau yang disediakan oleh para rekan kami," lanjut Andreas.
Untuk mensukeskan Cermat, Microsoft bekerjasama dengan Acer, Asus, Dell, HP, Lenovo, Samsung, Sony, dan Toshiba. Laptop dalam program ini bisa dibeli melalui toko retail Carrefour dengan harga mulai Rp 4 jutaan. (eno/rns)