Galaxy Note 3 dan OPPO N1 adalah ponsel besar yang sudah dipasarkan di Indonesia. Berbekal fitur masing-masing produk, keduanya pun ingin tampil sebagai ponsel terbaik. Siapa pemenangnya?
Para peminat ponsel bongsor, atau yang dikategorikan sebagai phablet, memang semakin banyak di Indonesia. Tak heran jika raksasa elektronik seperti Samsung secara cepat memasarkan Galaxy Note di Tanah Air.
OPPO, pemain baru di Indonesia pun tak ingin ketinggalan. Berbekal ponsel N1, mereka coba peruntukan berkompetisi di area ponsel besar yang sudah didominasi Samsung. Tapi mereka datang bukan tanpa amunisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama Besar, Beda Rasa
|
|
Keduanya memang sama-sama besar, tapi saat dipakai ternyata rasa dari kedua perangkat tersebut berbeda. Berat dan jenis material keduanya-lah yang menentukan hal itu.
Memegang Galaxy Note 3 terasa sedikit lebih enak. Mungkin ini karena bodi belakang ponsel bongsor Samsung itu dibuat bertekstur, sementara N1 masih mempertahankan plastik polos.
Β
Soal berat dan tipis, juga Galaxy Note 3 lebih unggul. Inilah yang membuat 'Si Pencatat' itu enak digunakan. Sementara OPPO N1 terasa lebih berat dan besar, mungkin para kaum hawa akan sedikit kesulitan menggunakannya dengan satu tangan.
Sama-sama Quadcore, Tapi Lebih Kencang Mana?
|
|
Sementara untuk memori RAM, Galaxy Note 3 punya memori sebesar 3 GB dan N1 2 GB. Secara teori tampaknya ponsel Samsung ini bakal lebih unggul.
Nyatanya? Dalam beberapa pengujian memang Galaxy Note 3 jauh meninggalkan OPPO N1. Hal ini terjadi pada sejumlah aplikasi benchmark. Bahkan di Quadrant, Note 3 menorehkan skor 20083 sementara N1 'cuma' 8184.
Pun begitu performa N1 juga sudah terbilang cukup memadai, baik ketika dipakai untuk ber-multitasking, atau untuk memainkan game kelas berat.
Fitur Pendukung
|
|
Nah, pada Galay Note 3 fitur yang paling menonjol adalah sebuah stylus yang serba bisa, bisa dipakai untuk menulis, menggambar dan aktivitas lainnya.
S Pen, demikian namanya, fitur ini memungkinkan pengguna dapat mengakses fungsi-fungsi utama cukup dengan mendekatkan stylus di bagian layar manapun.

Begitu terdapat titik biru saat stylus didekatkan di layar, tekan tombolnya. Maka akan langsung muncul menu yang bernama Air Command. Nah, menu ini terdiri dari beberapa fungsi yang bisa dipilih cukup dengan menggeserkan stylus.
Β
Jika Galaxy Note 3 punya 'killer feature' S Pen, maka N1 punya hal sejenis. Bukan stylus atau lainnya, tapi desain kamera radikal yang bisa diputar ke depan dan belakang.
Inilah keunikan N1. Berkat desain tersebut, pengguna bisa menggunakan kamera depan dengan kualitas yang sama dengan kamera belakang.
Fitur lain yang ditonjolkan pada N1 adalah kehadiran sebuah remote kecil yang disebut dengan O-Click.

Dengan adanya perangkat yang terhubung lewat teknologi BLE (Bluetooh Low Energy) ini, pengguna bisa mengambil foto dengan hanya menekan O-Click. Sesuatu yang berguna bagi mereka yang ingin foto-foto tapi tidak ada orang yang bisa diminta tolong untuk mengambil gambar.
Selain berfungsi untuk remote, O-Click juga berfungsi untuk membantu membunyikan N1 jika terselip dalam radius sampai dengan 15 meter.
Mana yang Lebih Baik?
|
|
Galaxy Note 3 dengan fitur S Pen mungkin akan lebih cocok dipakai para pengguna profesional, terlebih lagi dengan desain dan bobot yang sangat bersahabat dipakai secara mobile.
Sedangkan OPPO N1, kebanyakan fitur yang ditawarkan adalah seputar pengolah konten multimedia. Desain kamera yang bisa diputar juga membuktikan bahwa produk ini cocok untuk para pengguna pecinta selfie.
OPPO N1 dijual di Indonesia dengan harga Rp 7 juta, sementara Galaxy Note 3 dibanderol sedikit lebih mahal dengan harga Rp 8,5 juta.
Jadi pilih mana? Mau kamera yang bisa diputar, atau yang punya stylus serbaguna.
Untuk melihat review lengkap Galaxy Note 3 silahkan klik di sini, sedang untuk OPPO N1 bisa dibaca di sini.
(eno/rou)