Bila sebelumnya CyanogenMod dikenal sebagai sebuah komunitas independen, kini kumpulan yang dipimpin oleh Steve Kondik ini akhirnya resmi bertransformasi menjadi sebuah perusahaan legal. Adapun, produk resmi pertamanya adalah sebuah aplikasi yang disebutnya CM installer dan bakal tersedia sepekan mendatang.
Sejumlah analis menyebut, CyanogenMod berusaha meniru Xiaomi yang telah lebih dulu menuai kesuksesan di China. Berbekal Custom ROM Android garapannya, private company ini memang terbilang sukses setelah memadukannya bersama smartphone yang bersifat ekslusif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, custom ROM resmi CyanogenMod sebagai perusahaan tidak akan dibekali berbagai aplikasi Google secara pre-instal. Karena seperti dikutip detikINET dari Phone Arena, Jumat (20/9/2013), hal tersebut terkait dengan kebijakan Google yang melarang custom ROM untuk menyediakan bundling aplikasi Google secara pre-instal di dalamnya yang terdiri dari Gmail, Maps, dan bahkan GooglePlay.
Untuk mengatasinya, pengguna seharusnya tidak akan mengalami banyak kesulitan karena dengan mudah bisa mengunduhnya melalui GooglePlay. Namun tentunya hal itu hanya dapat dilakukan setelah penggunanya lebih dulu menginstal GooglePlay secara manual.
(yud/rou)