Mengusung arsitektur Cortex-A57, chip yang masih sangat tertutup dalam pengembangannya ini dilaporkan digarap oleh ARM bekerjasama dengan sejumlah produsen smartphone besar.
Sayangnya belum jelas apa saja produsen smartphone yang dimaksud. Namun diduga kuat salah satu produsen asal Korea Selatan menjadi salah satu di antaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"iPhone 5S merupakan lompatan besar dalam kinerja komputasi mobile. Performa prosesornya 56 kali lebih cepat sejak generasi awal iPhone," klaim Philip W. Schiller, Senior Vice President of Worldwide Marketing, Apple Inc.
Selain kemampuan prosesor yang didongkrak, performa GPU pada iPhone 5S juga sangat memadai karena telah mendukung grafis berbasis OpenGL ES 3.0. Hal ini pun diakui Epic Games selaku pembesut game Infinity Blade yang tengah menyiapkan versi terbaru game tersebut.
(yud/ash)