Hal ini diyakini Indosat, operator seluler yang pertama menjadi mitra BlackBerry di Indonesia sejak akhir 2004. Alasannya karena animo pasar di Indonesia terhadap ponsel Qwerty sangat besar, misalnya pada BlackBerry Dakota.
"Memang mahal, tapi saya yakin Q10 bakal laku keras secara penjualan Dakota di Indonesia tertinggi, mungkin sekitar 2 juta unit," kata salah satu orang operator mitra BlackBerry kepada detikINET, Senin (25/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Segmennya Q10 beda sama segmennya touch screen. Segmennya Qwerty, sulit dilawan," jelasnya.
"Ponsel apapun di harga di atas Rp 6 juta sama saja. Jadi kalau Z10 laku, Q10 juga bakal laku," sumber lain menandaskan.
Indosat, Telkomsel dan Xl Axiata sepertinya tengah bersiap-siap ikut memasarkan BlackBerry Q10. XL bahkan sudah mulai mempromosikan kehadiran Q10 di sejumlah pusat perbelanjaan dengan memasang flyer bundling Q10 XL di toko-toko ritel ponsel.
Baca juga:
-. Review Z10, Ponsel Pertaruhan Nasib BlackBerry.
-. 5 Kesimpulan Setelah Menggunakan BlackBerry Z10.
-. Ini Dia Review Awal BlackBerry Z10.
(rou/ash)