"Ini salah satu inovasi Nokia. Dia memberikan experience seperti kalau kita mentransfer data via NFC. Ponsel apapun bisa, tidak harus Nokia selama ada Bluetooth," papar Product Manager Nokia Indonesia, Irwan Hermawan.
Tampil di panggung peluncuran Nokia Asha 205 dan Asha 206 di Grand Balroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (26/11/2012), Irwan mendemokan bagaimana fitur ini bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Slam bekerja dengan kebanyakan ponsel yang ada Bluetooth, gak perlu pairing dulu. Si penerima juga tidak perlu ada Slam di ponselnya," jelas Irwan.
Asha 205 dan Asha 206 menjadi ponsel pertama yang memiliki Slam. Kedua ponsel yang baru dirilis ini sama-sama berbasis qwerty. Asha 205 disebut sebagai ponsel social karena memudahkan terkoneksi ke jejaring sosial.
Terdapat tombol Facebook yang didedikasikan khusus untuk akses cepat ke situs populer tersebut. Ponsel ini juga menyediakan pre-loaded aplikasi eBuddy Chat, Twitter dan akun email populer seperti Gmail.
(rns/ash)