Ada enam piranti yang dipamerkan, dimana banderol harganya mulai dari USD 2.000. Masing-masing produk menawarkan ketangguhan bodi yang selain tahan banting, juga tahan terhadap tumpahan air (water resistant), tahan debu, tekanan, dan temperatur tinggi.
"Melihat perekonomian Indonesia yang lebih stabil, kami melihat besarnya potensi yang ada di Indonesia," kata Amos Toi, General Manager Toughbook Asia Pasific Group (TAPG) di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panasonic mengatakan, pihaknya menyasar sektor telekomunikasi, home security, health care dan industri-industri lainnya untuk menjajakan perangkat toughbook. Untuk kategori piranti ini, Panasonic berani mengklaim bahwa mereka tidak memiliki pesaing.
"Kami tidak melihat adanya kompetitor. Tantangan kami di sini adalah bagaimana mengedukasi masyarakat bahwa ada produk seperti ini," pungkas Amos.
(sha/ash)