Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Rela Seminggu Tidur di Pinggir Jalan (Bukan) Demi iPhone 5

Rela Seminggu Tidur di Pinggir Jalan (Bukan) Demi iPhone 5


- detikInet

Jakarta - Pro kontra mengiringi kehadiran iPhone 5. Pun demikian, ponsel itu tetap diburu. Tak sedikit yang rela menginap selama seminggu di pinggir jalan untuk menyambut iPhone 5. Tapi nyatanya tak semuanya memiliki misi sama.

Ya, iPhone 5 rencananya akan dijual perdana hari ini, Jumat, 21 September 2012. Setelah sebelumnya -- pada 14 September -- pre order mulai dibuka.

Tak semua negara akan dikunjungi iPhone 5 pada 21 September. Mereka yang terpilih hanya Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, Australia, Jepang, Hong Kong, Singapura dan Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, di Amerika Serikat sendiri basis pengguna iPhone menjadi salah satu terbesar. Tak pelak, kehadirannya begitu disambut luar biasa oleh para Apple fan boys di Negeri Paman Sam.

Loyalitas tinggi mereka pun terlihat di Apple Store yang berlokasi di 5th Avenue, New York. Dimana antrean sudah terlihat sejak Jumat (14/9/2012) lalu, atau seminggu sebelum iPhone 5 resmi dijual perdana.

Sudah bisa ditebak, mereka rela tidur di pinggir jalan dengan bermodal selimut dan jaket demi mengamankan posisinya di barisan pertama antrean penjualan perangkat yang sudah mengusung LTE tersebut. Agak tak habis pikir memang, tapi ya begitulah kenyataannya.

Berikut wajah-wajah mereka yang rela tidur di pinggir jalan demi iPhone 5 seperti yang dilansir GettyImages.


1. Fenomenal

Para Apple fan boys sudah mengantre di luar Apple Store yang berlokasi di 5th Avenue, New York, AS, beberapa hari sebelum iPhone 5 resmi dijual. Aktivitas nyeleneh ini bisa dibilang sudah menjadi tradisi para penggila produk Apple

iPhone 5 memang fenomenal. Buktinya Apple mengklaim jika ponsel terbarunya itu sudah dipesan sebanyak 2 juta unit dalam waktu 24 jam.

"Pre order iPhone telah mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang iPhone 4S, respons pelanggan terhadap iPhone 5 begitu fenomenal," ujar Philip Schiller, Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple.

Β 

2. Antre Biar Terkenal

Ini adalah Hazem Sayed. Pria paruh baya yang berada di garis terdepan antrean di Apple Store New York. Dengan posisinya tersebut, sayangnya Hazem bukanlah pemilik iPhone 5 pertama di dunia. Karena iPhone 5 lebih dulu dijual di Australia lantaran perbedaan geografis.

Pun demikian, Hazem memiliki terselubung dari perjuangannya menginap di pinggir jalan ini. Yakni sekaligus untuk mempromosikan Vibe, start up media sosial buatannya. Dia berharap dapat menarik perhatian media massa dengan mengantre sejak awal.

Di belakangnya ada wanita bernama Jessica Mellow. Dahulu, dia juga termasuk pengantre pertama ketika iPhone 4S dirilis. Namun dia mengakui tujuannya mengantre adalah untuk mempromosikan sebuah perusahaan.

Β 

3. Usaha Remaja Tanggung

Tak cuma orang dewasa yang rela bermalam di pinggir jalan untuk mengantre iPhone 5. Dalam antrean juga terdapat remaja tanggung.

Dia adalah Jackie Lin, yang berniat menjual antreannya pada mereka yang berani membeli dengan harga tinggi. Memang di masa lalu, banyak pengantre menjual posisi antreannya pada orang lain.

Bermodal kantung tidur, remaja ini bermalam melalui dingin yang menusuk di New York. Di sampingnya juga terdapat berbagai barang, mulai dari selimut, jaket, hingga gitar.

Β 

4. Cuek Jadi Tontonan Umum

Apple Store berlokasi di pusat bisnis New York. Alhasil, mereka yang mengantre dari pagi hingga malam malah menjadi pusat perhatian publik.

Pun demikian, para pemburu iPhone 5 sepertinya tak peduli dengan kondisi tersebut. Mereka tetap menjalankan misinya untuk bertahan hingga Jumat, 21 September 2012, pukul 8 pagi, saat Apple Store mulai menjual iPhone 5.

Analis menilai iPhone 5 akan mencetak penjualan sampai 10 juta unit pada minggu pertama pemasaran. "Volume pre order iPhone 5 di hari pertama mengalahkan estimasi kami sebesar 1,3 juta sampai 1,5 juta," ucap Brian White, analis di Topeka Capital Markets.

Β 

Β 

5. Joki

Peluncuran iPhone 5 tak hanya menguntungkan Apple. Namun juga dimanfaatkan oleh para joki yang siap mengantre di penjualan perdana ponsel LTE tersebut.

Honor para joki ini beragam, mulai dari USD 40 hingga USD 150 jika harus menginap. Tinggal tergantung berapa dana yang siap Anda kucurkan.

Setelah bersiap membuka pre-order pada Jumat (14/9/2012) malam dini hari waktu AS, Apple akan langsung mendistribusikan iPhone 5 ke 9 negara pada 21 September. Mulai dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, Australia, Jepang, Hong Kong dan Singapura.

Tidak butuh lama, minggu depan atau tepatnya 28 September 2012, gelombang kedua distribusi iPhone 5 akan dikirimkan ke 22 negara, termasuk Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Hungaria, Irlandia, Italia, Liechtenstein, Lithuania, Luxemburg, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia dan Swiss.

Β 

(ash/fyk)









Hide Ads