Kabarnya, semakin banyak developer game yang merasa cemas mengenai Windows 8. Mereka mengkhawatirkan efek sistem operasi (OS) terbaru Microsoft tersebut terhadap industri PC game yang saat ini terus tumbuh.
Salah satu nama yang cukup disegani di industri ini -- yang menyatakan kekhawatiran tersebut -- adalah Gabe Newell, pendiri perusahaan pengembang video game Valve. Dia bahkan tampak seperti melihatnya sebagai bencana, setiap kali membahas Windows 8.
Brad Wardell dari pengembang game Stardock pun memperlihatkan sikap yang sama dengan Newell. "Berharap saja semoga pasar akan bisa beradaptasi dengan strategi salah yang coba diterapkan Microsoft melalui Windows 8," kata Wardell seperti dikutip detikINET dari Tech Radar, Jumat (10/8/2012).
Chris Delay dari pengembang game Introversion pun mengekspresikan tanggapan yang hampir sama. "Saya sangat membenci konsep umum 'closing down' Windows, dan memang ini tampaknya arah yang dituju Microsoft," ujarnya.
"Tak ada yang lebih menakutkan selain membayangkan bahwa suatu saat nanti, semua aplikasi Windows mungkin akan disertifikasi oleh Microsoft sebelum dirilis dan diinstal di komputer pengguna," lanjutnya.
Masalah utama Windows 8 dengan para developer game adalah terus membawa kemungkinan platform tertutup. Dalam skenario Microsoft, game dan semua software lainnya nantinya hanya akan tersedia di Windows Store.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rns/rou)