Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Apple Itu Seperti Diktator'

'Apple Itu Seperti Diktator'


Susetyo Dwi Prihadi - detikInet

iPhone
Jakarta -

iPhone adalah smartphone populer di Amerika Serikat (AS). Wajar mengingat harganya yang dijual sekitar USD 200 dengan kontrak operator selama 2 tahun. Disinyalir ada perlakuan berbeda yang dilakukan Apple selaku produsen iPhone terhadap harga retail yang ditawarkan di luar AS.

Selain menerapkan sistem subsidi bersama operator, harga iPhone di AS tanpa kontrak pun cukup murah. Sebagai contoh harga iPhone 4S 16GB tanpa kontrak dibanderol USD650. Namun berbeda keadaannya di Rusia yang ditawarkan USD 930 atau Inggris yang dihargai USD 790.

Salah satu operator Rusia Mobile TeleSystem (MTS) tidak menyukai kebijakan yang dilakukan oleh Apple di luar negeri Paman Sam itu. Bahkan MTS tidak segan-segan menyebut Apple seperti diktator yang kejam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apple bertindak seperti layaknya diktator di mana mereka mengatakan inilah yang harus Anda lakukan atau Anda tidak mendapatkan iPhone. Apple terlihat sombong dengan mitranya di pasar besar," ketus Wakil Presiden MTS bidang pemasaran Vasyl Latsanych, seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Rabu (1/8/2012).

Rusia sendiri saat ini tengah mengalami booming smartphone, walaupun tetap feature phone tetap yang terbesar. Akan tetapi MTS mengharapkan penetrasi smartphone untuk berpacu menjadi 60% pada akhir 2014, naik dari 15,4% di Q1 2012.

Berbeda dengan iPhone, ponsel Android justru ditemui dengan mudah. Tidak mengherankan di Rusia, operator bisa menjual smartphone Android dengan harga USD 100.

Apple di sisi lain tampaknya tidak terlalu terganggu. Tim Cook, CEO Apple, telah berulang kali mengatakan bahwa untuk kualitas Apple adalah prioritas pertama. Meski harganya menjadi cukup mahal.

(eno/eno)





Hide Ads