Hal ini pun ditegaskan oleh Turina Farouk, VP Corporate Communication XL Axiata. Memang ia mengakui bahwa di Amerika Serikat dan Eropa, pamor BlackBerry mulai meredup. Namun untuk negara-negara Asia, XL melihat jika BlackBerry masih berpotensi untuk berkembang.
"Seperti contoh di Indonesia, Thailand, India dan negara lainnya, BlackBerry masih diminati," ujarnya kepada detikINET.
Β
Pelanggan BlackBerry yang menggunakan jaringan XL sendiri saat ini sudah lebih dari 2,5 juta. "Dimana data yang kami dapatkan terakhir market share kami sekitar 30-35%," lanjut Turina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya selama masih ada potensi untuk berkembang, RIM akan terus mengembangkan layanan BlackBerry dan menambah penetrasi distribusi BlackBerry melalui partner-partner resmi mereka serta tentunya dengan operator sebagai penyedia layanan BlackBerry di Indonesia," Turina menandaskan.
RIM sendiri rencananya siang hari ini, Selasa (24/4/2012), akan meluncurkan BlackBerry terbarunya di Indonesia. Seri perangkat tersebut memang masih belum bisa dipastikan.
Konon, pilihannya di antara seri Curve 9220 atau 9320. Seri Curve 9220 Perangkat ini disebut-sebut sebagai BlackBerry 'murah' karena di India dibanderol USD 210 atau di bawah Rp 2 juta.
Ia dilengkapi dengan kamera 2 megapixel, FM radio dan tombol khusus BlackBerry Messenger. Dengan tampilan warna-warni, sayang Curve baru sebatas mengakomodir konektivitas 2G, GPRS atau EDGE.
Sementara Curve 9320 memiliki spesifikasi lebih tinggi dari 9220, sebab sudah 3G dan dilengkapi kamera 3,15 megapixel.
(ash/eno)