Di situlah tim desainer handset Samsung bekerja. Mereka dipimpin oleh Lee Minhyouk yang menjabat sebagai Vice President for Design. Desain lini handset populer Samsung Galaxy dibuat dari sini, termasuk seri Galaxy S yang disebut-sebut sebagai pesaing terkuat Apple iPhone dan telah terjual puluhan juta unit.
Kantor Lee tidak banyak dipenuhi pernak pernik. Beberapa slogan tampak terpasang di sana yang berbunyi "Be with Customers", "Create Products that Contribute to Humanity" serta "Challenge the World, Create the Future".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lee mulai berkarir di Samsung sejak tahun 1990an. "Mendesain adalah bagian dari hidup Anda. Anda belajar, melakukan beberapa riset tentang desain masa depan dan mengalami hal-hal yang belum pernah Anda jalani sebelumnya. Semua itu berinteraksi dalam menciptakan desain baru," kata Lee.
"Sebagai seorang desainer, tugas saya adalah sebisa mungkin memadukan fungsi baru dan teknologi dengan kecantikan estetis. Di Samsung ada beberapa tim mempelajari tren teknologi terkini, bekerja untuk tren desain masa depan serta identitas desain Samsung dan mereka saling bertukar ide," tambah Lee.
Galaxy Note
Proyek terakhir yang dikerjakan Lee adalah Galaxy Note, sebuah smartphone Android berlayar jumbo. Smartphone ini telah terjual sekitar 2 juta unit sejak diluncurkan.
Lee menyatakan risiko kala mendesain Galaxy Note adalah mematahkan tabu tentang handset harus berukuran cukup kecil agar mudah digenggam.
"Akan tetapi smartphone lebih cenderung untuk hiburan. Note diciptakan untuk mematahkan tabu tersebut dan berfokus pada fungsi baru yang dibutuhkan smartphone," tambah Lee yang dikutip detikINET dari Reuters, Senin (26/3/2012).
Mengenai tudingan Apple yang menilai Samsung meniru desain mereka, Lee telah membantah keras. Ia bahkan percaya diri suatu hari nanti, Samsung bisa membuat produk revolusioner seperti iPhone dan iPod.
(fyk/ash)