"Apa yang Apple tawarkan itu adalah servis dan ekosistem. Apple tanpa itTnes, App store, Siri, kalau nggak ada ini semua memang akan jadi handset paling mahal di dunia," kata Gideon Edie Purnomo, Vice President Channel Management Telkomsel.
Menurut Gideon, jika konsumen memakai iPhone dan sudah merasakan semua layanan itu, maka harga iPhone terhitung murah. Namun masyarakat Indonesia dinilai belum aware dengan layanan ekosistem yang ditawarkan Apple tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena banyaknya layanan pendukung itu, maka penjualan iPhone juga menggantungkan diri pada operator. Hal ini untuk memastikan layanan mereka berjalan optimal.
Pasar iPhone di Indonesia yang tinggi pun dinilai masih di kota besar seperti di Jakarta. Namun Gideon optimistis suatu saat iPhone bisa diminati masyarakat luas di Indonesia.
(fyk/eno)