Pekan ini, perusahaan asal Palo Alto, California, Amerika Serikat (AS) ini merilis versi 2.0 tool developer WebOS, Enyo. Tool ini memberikan akses langsung bagi komunitas open source ke berbagai framework aplikasi untuk WebOS.
Enyo 2.0 memungkinkan para developer membuat aplikasi tunggal yang bekerja untuk semua perangkat mobile dan browser web desktop dari WebOS, iOS, platform Android, Internet Explorer dan Firefox.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elemen individual lainnya dari source code WebOS seperti aplikasi utama berupa email, kalender juga kernel Linux baru akan tersedia hingga full code base dikontribusikan ke komunitas open source.
(rns/eno)