Samsung menyatakan bahwa tidak tersedianya Android 4.0 untuk Galaxy S versi lawas lantaran ponsel tersebut tak cukup kuat dari sisi RAM dan ROM untuk menjalankan OS tersebut. Terlebih jika ia dikolaborasikan dengan fitur TouchWiz dan aplikasi lainnya.
Galaxy S sendiri terbilang cukup sukses di pasaran. Hal itu dibuktikan dengan hasil penjualan yang menembus angka 10 juta unit. Tak pelak, prestasi ini pun cukup mengangkat nama Samsung di persaingan ponsel pintar dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, Galaxy S II bersama dengan Galaxy Note pun disebut-sebut akan jadi gadget Samsung pertama -- setelah Galaxy Nexus -- yang akan mencicipi Android 'es krim'. Menyusul kemudian secara bertahap Galaxy R, Galaxy Tab 10.1, Galaxy Tab 8.9, Galaxy Tab 7.7, dan Galaxy Tab 7.0 Plus.
"Samsung akan membuat pengumuman terpisah jadwal update OS untuk setiap pasar menurut situasi di sana dan persyaratan dari operator," sebut Samsung dalam pernyataannya, seperti detikINET kutip dari PCMag.
Android 4.0 pertama kali dipakai di Galaxy Nexus, handset yang dibuat Google bekerja sama dengan Samsung. Sedangkan ketersediaannya pada handset lain bergantung pada kebijakan masing-masing vendor.
Selain Samsung, beberapa vendor Andoroid papan atas sudah menjanjikan upgrade Android Ice Cream Sandwich di sebagian model handsetnya. Termasuk LG, Sony Ericsson dan HTC.
Ice Cream Sandwich dirancang Google dapat dipakai baik di smartphone maupun komputer tablet. Salah satu fitur andalannya bertajuk Face Unlock, yaitu fitur pengenal wajah sehingga pengguna dapat membuka ponsel cukup dengan memperlihatkan wajahnya ke kamera handset.
(ash/rns)