Dalam peluncuran perdana di wilayah Asia Pasifik yang digelar di Singapura, Vice President Sales Nokia South East Asia Pacifik, Neil Gordon mengatakan bahwa dipilihnya Windows Phone ini sesuai dengan visi Nokia.
"Kita ingin menghubungkan banyak orang ke seluruh dunia. Nokia sudah berpengalaman dalam dunia teknologi gadget. Microsoft, partner kami juga memiliki hal yang sama. Dua perusahaan besar ini tidak diragukan," kata dia dalam pidatonya yang turut disaksikan detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selalu ingin terkoneksi dengan pekerjaan, dengan orang lain dan dengan komunikasi. Kita mengerti apa yang konsumen inginkan," katanya.
Langkah Nokia memilih Windows Phone ketimbang sistem operasi lainnya tentunya bukan langkah gegabah. Nokia sadar bahwa Windows Phone bukan platform yang merajai smartphone. Namun Nokia optimis dengan kolaborasi yang terjadi Windows Phone bisa mengejar ketertinggalannya di pasar smartphone yang saat ini dikuasai oleh sistem operasi Android dan iOS.
"Ketika kami memilih Windows Phone, Nokia seperti melakukan transisi besar dalam dunia smartphone. Ini adalah pilihan yang besar pula. Nokia dengan Windows Phone adalah dua platform jadi satu. Nokia terkenal dengan teknologinya, Microsoft juga bukan pemain baru di teknologi. Produknya sudah tidak diragukan lagi," tukas Neil Gordon.
(afz/rou)