Segmen yang berbeda adalah alasan dari pernyataan yang dikemukakan oleh Azis Wonosari selaku Business Development Manager, Lenovo Indonesia. Di lapangan, netbook dan notebook memang banyak dipakai di masyarakat umum, namun untuk desktop ia masih dibutuhkan oleh kalangan pemerintah dan lembaga keuangan.
Di Indonesia sendiri piranti desktop masih merajai pasar dan ia menyumbangkan pendapatan terbesar di antara lini produk Lenovo yang lain. "Di sini, produk dekstop masih merajai, meski untuk worldwide ia nomor dua," ujar Azis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk merespon pasar dekstop yang masih bergairah di Indonesia, dalam acara yang dilaksanakan di Marche, Lenovo mengenalkan desktop all-in onenya bernama ThinkCentre M71z.
Dengan penyatuan berbagai komponen desktop dalam 1 piranti, ThinkCentre M71z diklaim lebih efisien. Produk ini menyasar kalangan pemerintah, pendidikan dan lembaga keuangan.
(sha/ash)