Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
'Dalam 5 Tahun, Ponsel Lokal Tersisa 10 Merek'

'Dalam 5 Tahun, Ponsel Lokal Tersisa 10 Merek'


- detikInet

Jakarta - Saat ini ada lebih dari 200 merek ponsel lokal yang beredar di pasaran. Perlahan tapi pasti, jumlah tersebut diperkirakan akan menyusut menjadi 10 merek lagi dalam 5 tahun mendatang.

Prediksi ini disampaikan oleh Teddy Tjan, Direktur Sales and Marketing PT.Teletama Artha Mandiri (TAM) saat berbincang dengan detikINET. Perkiraan tersebut disampaikan Teddy berdasarkan pengalaman banjirnya barang Cina bermerek lokal beberapa waktu silam.

"Kebanyakan hit and run. Mereka yang bertahan, ya mereka yang memang serius di industri ini. Kalau menurut saya tidak akan lebih dari 10 merek," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Contoh lain juga disampaikan oleh pria yang akrab dipanggil Teddy ini adalah motor Cina yang sempat menyerbu pasar otomotif Indonesia 10 tahun silam.

"Ingat tidak dengan motor Cina. Ada berapa merek waktu itu yang masuk. Dan berapa sekarang yang tersisa? Industri ini (ponsel - red) juga hampir sama lah. Siapa yang serius dia yang bertahan," katanya.

Saat ini ponsel lokal cukup mendominasi market ponsel secara nasional. Dengan banyaknya jumlah merek tersebut, marketnya pun terbagi-bagi. Perlu kejelian dan strategi pemasaran yang mumpuni untuk bisa meraup pasar dan bisa bersaingan dengan ponsel kenamaan.

"Di kota sudah pekat tingkat persaingannya. Sekarang sudah masuk ke tingkat kelurahan," kata Teddy menjelaskan situasi pertarungan market ponsel lokal.

Strategi Harga

Tidak dapat dipungkiri, konsumen Indonesia adalah konsumen yang sensitf terhadap harga. Namun untuk bisa bersaing dengan merek-merek ponsel lokal ataupun merek ternama lainnya, strategi harga tidaklah cukup.

"Inovasi adalah kekuatan utama. Harga murah hanya meningkatkan penjualan sementara. Jika konsumen sudah tahu bahwa satu merek tertentu hanya mengejar penjualan tanpa memperhatikan inovasi dan layanan purna jualnya, maka tinggal tunggu waktu saja," tegasnya.

TAM sendiri mencoba peruntungan dengan memproduksi ponsel dengan merek dagang Venera. Lama berkecimpung menjadi distributor bagi ponsel dengan merek-merek kenamaan, membuat TAM cukup percaya diri untuk nyemplung dalam industri ini.

"Jaringan distribusi dan after sales service yang kami miliki, didukung dengan inovasi yang terus kita lakukan menjadi modal dasar kita untuk membesarkan Venera," klaimnnya.


(afz/fyk)







Hide Ads